Selesainya
musim panen padi, meninggalkan tumpukan jerami, dimana yang saya amati
di lahan persawahan daerah Ring Road Barat kota madiun kebanyakan jerami
- jerami itu dibakar. Parahnya mereka membakar jerami ini dalam bentuk
gundukan, kemungkinan jerami tersebut masih dalam keadaan basah sehingga
daerah persawahan ring road ini hampir tertutupi oleh asap hasil
pembakaran jerami yang tak sempurna. Hal ini terjadi bersamaan dengan
kebakaran hutan di Riau sumatra Utara yang mengakibatkan Riau defisit
oksigen. Kebakaran ini dipicu karena oknum yang ingin memperluas lahan.
Alangkah lebih bagusnya jerami ini dikelola dengan baik, dijadikan pakan
ternak kering kan juga bisa, bagi penjual telur dan peternak ayam ini
bisa dimanfaatkn untuk mengurangi pecahnya telur karenan benturan satu
sama lain. Lebih banyak lgi manfaat jerami ini jika kita mau memikirkan
kegunaan lain yg lebih bermanfaat dari sekedar dibakar dan meningkatkan
CO2 di udara, yg berdampak memperparah efek rumah kaca di Bumi. Udara
akan semakin panas dan CO2 juga akan bereaksi dengan O3 (ozon) di udara
sehingga dapat merusak lapisan ozon. Mohon pencerahanya apakah mungkin
jerami ini bisa di olah menjadi bahan pembuatan kertas. Trimaksih
Selasa, 25 Maret 2014
Musim Panen Padi
Bulan
maret ini di daerah Magetan dan karisidenan Madiun sedang panen padi,
tapi pada musim panen kali ini untuk hasil panen padi turun drastis
dibandingkan musim panen sebelumnya karena banyaknya bulir padi yang
tidak berisi. Pada hal ini dipengaruhi karena busuk leher tangkai padi,
penjelasan ini saya dapat dari ibu saya yang mengalami penurunan hasil
panen, yang musim panen sebelumnya beliau mendapatkan hampir 2 ton untuk
satu lokasi sedangkan panen kali ini beliau hanya mendpatkan 1,3 ton
dengan kwalitas gabah yang kurang baik. Selain itu ibu saya menambahkan
kemungkinan bayaknya bulir padai yang tidak berisi ini karena pada tgl
14 Februari 2014 kemarin karisidenan Madiun termasuk daerah saya kena dampak abu vulkanik dari letusan Gunung kelud di Kediri, pada saat
itu padi baru saja tunduk (bhsa jawa "ndingkluk") saat itu padi ada pada masa berbuah. Pasir tebal rata menutupi tanaman padi, mukin ini juga indikasi rusaknya tangkai padi yang menyebabkan terhambatnya proses
pembentukn bulir padi secara maksimal. Ini perlu adanya kajian
lebih mendalam mengenai hal tersebut disebabkan oleh abu vulkanik atau
karena adanya serangan hama penyakit pada tanaman padi. Bagi pihak yang
terkait mukin bisa diteliti lebih lanjut agar hasil produksi padi terus
meningkat guna menuhi kebutuhan beras nasional,dan
meninggkatkan kesejahteraan petani. Terimakasih
Senin, 17 Maret 2014
teman tiga generasi
"teman tiga generasi " judul ini yang aku ambil buat nulis dipagi ini, judulnya yang terispirasi dari kamu teman. Kenapa tiga generasi, sebenerna generasi sering disebutkan untuk satu dekade yang berbeda misal tahun 80 an, 90 an , tapi saya pake kata ini untuk menggambarkan berbedanya teman - teman disekitarku, teman ku ada 3 , teman kerja, teman kuliah, dan teman bermain.
masihkah ada ini... mery cinby
masihkah ada ini... mery cinby
Jumat, 23 November 2012
Lokasi Sangat Strategis,Investasi terus meningkat, Harga Sangat Terjangkau
Lokasi Sangat Strategis,Investasi terus meningkat, Harga Sangat Terjangkau
Puri Intan Sari
Puri Intan Sari
![]() |
| type 45 |
![]() |
| type 52 |
![]() |
| type 60 |
Jumat, 16 November 2012
THOMAS ALFA EDISION
BIOGRAFI
Edison dipandang sebagai salah seorang pencipta paling produktif pada masanya, memegang rekor 1.093 paten atas namanya. Ia juga banyak membantu dalam bidang pertahanan pemerintahan Amerika Serikat. Beberapa penelitiannya antara lain : mendeteksi pesawat terbang, menghancurkan periskop dengan senjata mesin, mendeteksi kapal selam, menghentikan torpedo dengan jaring, menaikkan kekuatan torpedo, kapal kamuflase, dan masih banyak lagi.
Ia meninggal pada usianya yang ke-84, pada hari ulang tahun penemuannya yang terkenal, bola lampu modern.
Kata kebajikan yang dikenang dari Thomas Alva Edison adalah:
Masa Kecil
Ia lahir di Milan, Ohio, Amerika Serikat pada tanggal 11 Februari 1847. Pada masa kecilnya di Amerika Serikat,Edison selalu mendapat nilai buruk di sekolahnya. Oleh karena itu ibunya memberhentikannya dari sekolah dan mengajar sendiri di rumah. Di rumah dengan leluasa Edison kecil dapat membaca buku-buku ilmiah dewasa dan mulai mengadakan berbagai percobaan ilmiah sendiri. Pada Usia 12 tahun ia mulai bekerja sebagai penjual koran, buah-buahan dan gula-gula di kereta api. Kemudian ia menjadi operator telegraf, Ia pindah dari satu kota ke kota lain. Di New York ia diminta untuk menjadi kepala mesin telegraf yang penting. Mesin-mesin itu mengirimkan berita bisnis ke seluruh perusahaan terkemuka di New York.Masa muda
Pada tahun 1870 ia menemukan mesin telegraf yang lebih baik. Mesin-mesinnya dapat mencetak pesan-pesan di atas pita kertas yang panjang. Uang yang dihasilkan dari penemuannya itu cukup untuk mendirikan perusahaan sendiri. Pada tahun 1874 ia pindah ke Menlo Park, New Jersey. Disana ia membuat sebuah bengkel ilmiah yang besar dan yang pertama di dunia. Setelah itu ia banyak melakukan penemuan-penemuan yang penting. Pada tahun 1877 ia menemukan Gramofon. Dalam tahun 1879 ia berhasil menemukan lampu listrik kemudian ia juga menemukan proyektor untuk film-film kecil. Tahun 1882 ia memasang lampu-lampu listrik di jalan-jalan dan rumah-rumah sejauh satu kilometer di kota New York. Hal ini adalah pertama kalinya di dunia lampu listrik di pakai di jalan-jalan. Pada tahun 1890, ia mendirikan perusahaan General Electric.Edison dipandang sebagai salah seorang pencipta paling produktif pada masanya, memegang rekor 1.093 paten atas namanya. Ia juga banyak membantu dalam bidang pertahanan pemerintahan Amerika Serikat. Beberapa penelitiannya antara lain : mendeteksi pesawat terbang, menghancurkan periskop dengan senjata mesin, mendeteksi kapal selam, menghentikan torpedo dengan jaring, menaikkan kekuatan torpedo, kapal kamuflase, dan masih banyak lagi.
Ia meninggal pada usianya yang ke-84, pada hari ulang tahun penemuannya yang terkenal, bola lampu modern.
Apresiasi
Pada tahun 1928 ia menerima penghargaan berupa sebuah medali khusus dari Kongres Amerika Serikat.Kata kebajikan yang dikenang dari Thomas Alva Edison adalah:
| “ | Jenius adalah 1 % inspirasi dan 99 % keringat. Tidak ada yang dapat menggantikan kerja keras. | ” |
| “ | Keberuntungan adalah sesuatu yang terjadi ketika kesempatan bertemu dengan kesiapan. | ” |
| “ | Saya tidak patah semangat, karena setiap usaha yang salah adalah satu langkah maju. | ” |
Rabu, 14 November 2012
Masalah Jangka Panjang Sektor Pertanian
Faktor-faktor yang menyebabkan
kemunduran peranan sektor pertanian dalam perekonomian dengan tingkat kemajuan
yang tinggi adalah;
a.
Permintaan terhadap hasil pertanian yang lambat
perkembangannya.
b.
Kemajuan teknologi disektor pertanian.
Kedua faktor ini memiliki
pengaruh pada perkembangan harga barang pertanian dalam jangka panjang,
diuraikan sebagai berikut;
a.
Pertambahan
Permintaan Barang Pertanian Lambat
Pertumbuhan ekonomi menyebabkan
pertambahan yang terus menerus ke atas pendapatan rumah tangga, dalam masa ini
pendapatan mereka meningkat beberapa kali lipat.
·
Tetapi peningkatan pendapatan tidak berbanding lurus
dengan permintaan barang pertanian.
·
Berbeda dengan konsumsi barang non pertanian yang
mengalami pertambahan yang lebih cepat dari pertambahan pendapatan yang artinya
barang non pertanian memiliki elastisitas yang lebih tinggi
·
Sehingga dari sudut permintaan akan cenderung adanya
perbedaan harga yang sangat jauh antara barang pertanian dan barang industri
dalam jangka panjangnya.
·
Jadi pada tingkat pendapatan yang tinggi hanya
sebagian kecil dari pada pendapatan rumah tangga yang dibelanjakan untuk barang
pertanian dibandingkan barang non pertanian seperti pakaian perumahan hiburan
pelancong barang tahan lama dll.
b.
Kemajuan
Teknologi Yang Pesat
·
Produksi pertanian dapart dinaikkan apabila terdapat
cukup banyak permintaan. Kenyatanya permintaan terhadap barang pertanian
mengalami perkembangan yang jauh lebih lambat dari pada kemajuan untuk menambah
produksi pertanian.
·
Timbulnya implikasi penting kepada sektor pertanian
dinegara-negara maju mengakibatkan :
Ø Mendorong perpindahan tenaga kerja dari sektor
pertanian ke sektor industri.
Ø Kemajuan
teknologi yang cepat telah menimbulkan masalah-masalah kelebihan produksi
pertanian yang mengakibatkan permintaan dan penawaran tidak seimbang, dimana
penawaran cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan permintaan sehingga
menyebabkan harga barang pertanian cenderung rendah.
B. Masalah Jangka Pendek
Ketidak stabilan pada harga
disebabkan oleh permintaan dan penawaran terhadap barang pertanian yang
sifatnya tidak elastis. Faktor-faktor yang mempengaruhi kestabilan harga
pertanian adalah :
·
Naik turunya penawaran
·
Naik turunya permintaan
a. Naik Turunnya Penawaran
Tingkat produksi pertanian sangat
dipengaruhi oleh faktor alamiah seperti cuaca iklim, musiam, banjir ,hujan yang
terlalu banyak, kemarau, serangan hama dll.
Ø
Faktor-faktor ini menyebabkan tingkat produksi
pertanian cenderung mengalami perubahan yang relatif besar kalau dibandingkan
dengan perubahan produksi barang-barang industri.
Ø
Dalam jangka panjang ataupun jangka pendek,
permintaan terhadap barang pertanian bersifat tidak elastis.
Ø
Jadi ketidak elastisan permintaan pada barang
pertanian dalam jangka pendek karena kebanyakan hasil pertanian merupakan
kebutuhan pokok harian, dimana tingkat kebutuhan konsumsinya relatif tetap dan
tidak terpengaruh naik turunya harga.Misal jika harga barang pertanian naik
jumlah konsumsi tetap sama dari normal jika harga turun tingkat konsumsi tidak
banyak berubah.
b. Ketidak Stabilan Yang Ditimbulkan Oleh Perubahan
Permintaan
Perubahan
permintaan yang disebabkan naik turunya kegiatan ekonomi ini akan menimbulkan
perubahan harga. Faktor-faktor yang menyebabkan penawaran terhadap barang
pertanian tidak elastis adalah ;
Ø
Barang-barang pertanian dihasilkan secara bermusim
Ø
Kapasitas memproduksi sektor pertanian cenderung
untuk mencapai tingkat yang tertinggi dan tidak terpengaruh oleh perubahan
permintaan.
Ø
Beberapa jenis tanaman memerlukan waktu
bertahun-tahun sebelum hasilnya dapat diperoleh.
·
Penawaran barang pertanian yang sukar berubah
tersebut diikuti pula oleh ketidak elastisan permintaan yang dapat menyebabkan
perubahan harga yang sangat besar apabila berlaku perubahan permintaan.
C. Permintaan
Pendapatan Dan Penggunaan Tenaga Kerja
Perubahan
harga mempengaruhi pendapatan dan penggunana tenaga kerja dalam kegiatan
menghasilkan barang industri dan barang pertanian.
·
Saat pendapatan produsen barang pertanian mengalami
pengurangan yang besar sebagai akibat dan permintaan yang merosot, bukan karena
hasil produksi yang sangat besar penurunanya.
·
Kalau produksi tidak banyak berubah maka tenaga
kerja yang digunakan tidak banyak berubah.
·
Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dalam
kegiatan pertanian perubahan permintaan lebih mempengaruhi pendapatan dari pada
kesempatan kerja.
·
Jadi dalam kegiatan industri perubahan permintaan
lebih mempengaruhi kesempatan kerja sedangkan pendapatan (terutama pendapatan
tiap pekerja) tidak mengalami perubahan sebesar pada sektor pertanian.
by mery cindra calon pengusaha sukses amanah dan berguna bagi banyak orang aamiin ^_*
Asal Usul Manusia
Manusia mampu memikirkan alam raya
ini, dari mikrobiologi hingga yang sifatnya makro, semisal benda-benda angkasa.
Namun semuanya belum mampu terpecahkan oleh manusia. Sehingga rahasia alam
dapat disingkap manusia untuk memenuhi keperluan hidupnya di dunia ini.
Prestasi ini dapat kita lihat dalam berbagai jurnal ilmiyah atau tayangan
discovery di televise. Sungguh suatu penemuan yang menakjubkan dan mengagumkan.
Miskipun ia sanggup menyingkap berbagai rahasia alam yang begitu mengagumkan,
namun sesungguhnya manusia belum mampu menguak misteri terbesar bagi dirinya
yakni mengenal dirinya sendiri.
Berangkat dari sini maka pemahaman
mengenai jatidiri menjadi sangat penting, tulisan ini sedikit banyak mengungkap
hal tersebut yakni berkaitan proses penciptaan manusia dari perpektif ayat-ayat
al Qur’an, hubungan antara Khaliq (Pencipta) dan makhluq (yang diciptakan),
konsekuensi sebagai makhluq. Mengenai tugas ataupun fungsi manusia di bumi ini,
hal ini berkaitan dengan pertanyaan untuk apa ia diciptakan . Juga mengenai
dari mana ia berasal dan akan ke mana ia pergi.
Asal-Usul Manusia
A. Pembahasan
Al-Qur’an telah memberikan informasi
kepada kita mengenai proses penciptaan manusia melalui beberapa fase: dari
tanah menjadi lumpur, menjadi tanah liat yang dibentuk, menjadi tanah kering,
kemudian Allah swt. meniupkan ruh kepadanya, lalu terciptalah Adam a.s[1]Hal
ini diisyaratkan Allah dalam Surah Shaad [38] ayat 71-72.
إِذْ
قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلَائِكَةِ إِنِّي خَالِقٌ بَشَرًا مِنْ طِينٍ . فَإِذَا
سَوَّيْتُهُ وَنَفَخْتُ فِيهِ مِنْ رُوحِي فَقَعُوا لَهُ سَاجِدِينَ .
Artinya
:
(Ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman
kepada malaikat, “Sesungguhnya Aku akan menciptakan manusia dari tanah. Maka,
apabila telah Kusempurnakan kejadiannya dan Kutiupkan kepadanya ruh
(ciptaan)-Ku, maka hendaklah kamu menyungkur dengan bersujud kepadanya.” (Q.S.
Shaad [38]: 71-72.)
Perhatikan juga firman Allah dalam
Surah al-Hijr [15] ayat 28-29.
وَإِذْ
قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلَائِكَةِ إِنِّي خَالِقٌ بَشَرًا مِنْ صَلْصَالٍ مِنْ حَمَإٍ
مَسْنُونٍ . فَإِذَا سَوَّيْتُهُ وَنَفَخْتُ فِيهِ مِنْ رُوحِي فَقَعُوا لَهُ
سَاجِدِينَ
Artinya
:
Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu
berfirman kepada para malaikat, “Sesungguhnya Aku akan menciptakan seorang
manusia dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi
bentuk. Maka, apabila Aku telah menyempurnakan kejadiannya, dan telah meniupkan
ke dalamnya ruh (ciptaan)-Ku, maka tunduklah kamu kepadanya dengan bersujud.”
(Q.S. al-Hijr [15]: 28-29)
Dalam Al-Qur’an, kata ruh (ar-ruh)
mempunyai beberapa arti. Pengertian ruh yang disebutkan dalam ayat-ayat yang
menjelaskan penciptaan Adam a.s. adalah ruh dari Allah swt. yang menjadikan
manusia memiliki kecenderungan pada sifat-sifat luhur dan mengikuti kebenaran.
Hal ini yang kemudian menjadikan manusia lebih unggul dibanding seluruh makhluk
yang lain. Karakteristik ruh yang berasal dari Allah ini menjadikan manusia
cenderung untuk mengenal Allah swt. dan beribadah kepada-Nya, memperoleh ilmu
pengetahuan dan menggunakannya untuk kemakmuran bumi, serta berpegang pada
nilai-nilai luhur dalam perilakunya, baik secara individual maupun sosial, yang
dapat mengangkat derajatnya ke taraf kesempurnaan insaniah yang tinggi. Oleh sebab
itu, manusia layak menjadi khalifah Allah swt.[2]
Ruh dan materi yang terdapat pada
manusia itu tercipta dalam satu kesatuan yang saling melengkapi dan harmonis.
Dari perpaduan keduanya ini terbentuklah diri manusia dan kepribadiannya.
Dengan memperhatikan esensi manusia dengan sempurna dari perpaduan dua unsur
tersebut, ruh dan materi, kita akan dapat memahami kepribadian manusia secara
akurat.
Kemudian, dalam ayat lain juga
disebutkan mengenai permulaan penciptaan manusia yang berasal dari tanah.
يَا
أَيُّهَا النَّاسُ إِنْ كُنْتُمْ فِي رَيْبٍ مِنَ الْبَعْثِ فَإِنَّا
خَلَقْنَاكُمْ مِنْ تُرَابٍ ثُمَّ مِنْ نُطْفَةٍ ثُمَّ مِنْ عَلَقَةٍ ثُمَّ مِنْ
مُضْغَةٍ مُخَلَّقَةٍ وَغَيْرِ مُخَلَّقَةٍ لِنُبَيِّنَ لَكُمْ وَنُقِرُّ فِي
الْأَرْحَامِ مَا نَشَاءُ إِلَى أَجَلٍ مُسَمًّى ثُمَّ نُخْرِجُكُمْ طِفْلًا ثُمَّ
لِتَبْلُغُوا أَشُدَّكُمْ وَمِنْكُمْ مَنْ يُتَوَفَّى وَمِنْكُمْ مَنْ يُرَدُّ
إِلَى أَرْذَلِ الْعُمُرِ لِكَيْلَا يَعْلَمَ مِنْ بَعْدِ عِلْمٍ شَيْئًا وَتَرَى
الْأَرْضَ هَامِدَةً فَإِذَا أَنْزَلْنَا عَلَيْهَا الْمَاءَ اهْتَزَّتْ وَرَبَتْ
وَأَنْبَتَتْ مِنْ كُلِّ زَوْجٍ بَهِيجٍ .
Artinya :
Hai manusia, jika kamu dalam
keraguan tentang kebangkitan (dari kubur), maka (ketahuilah) sesungguhnya kami
telah menjadikan kamu dari tanah, kemudian dari setetes mani, kemudian dari
segumpal darah, kemudian dari segumpal daging yang sempurna kejadiannya dan
yang tidak sempurna, agar kami jelaskan kepada kamu dan kami tetapkan dalam
rahim, apa yang kami kehendaki sampai waktu yang sudah ditentukan, kemudian
kami keluarkan kamu sebagai bayi, kemudian (dengan berangsur-angsur) kamu
sampailah kepada kedewasaan, dan di antara kamu ada yang diwafatkan dan (ada
pula) di antara kamu yang dipanjangkan umurnya sampai pikun, supaya dia tidak
mengetahui lagi sesuatu pun yang dahulunya telah diketahuinya. Dan, kamu lihat
bumi ini kering, kemudian apabila telah kami turunkan air di atasnya, hiduplah
bumi itu dan suburlah dan menumbuhkan berbagai macam tumbuh-tumbuhan yang
indah. (Q.S. al-Hajj [22]: 5)
ثُمَّ
جَعَلْنَاهُ نُطْفَةً فِي قَرَارٍ مَكِينٍ . ثُمَّ خَلَقْنَا النُّطْفَةَ عَلَقَةً
فَخَلَقْنَا الْعَلَقَةَ مُضْغَةً فَخَلَقْنَا الْمُضْغَةَ عِظَامًا فَكَسَوْنَا
الْعِظَامَ لَحْمًا ثُمَّ أَنْشَأْنَاهُ خَلْقًا آَخَرَ فَتَبَارَكَ اللَّهُ
أَحْسَنُ الْخَالِقِينَ .
Artinya :
Kemudian kami jadikan saripati itu
air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim). Kemudian air mani itu
kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu kami jadikan segumpal
daging, dan segumpal daging itu kami jadikan tulang-belulang, lalu
tulang-belulang itu kami bungkus dengan daging. Kemudian kami jadikan dia
makhluk yang (berbentuk) lain. Maka, Mahasuci-lah Allah, Pencipta yang paling
baik. (Q.S. al-Mu’minuun [23]: 13-14)
Itulah di antara sekian banyak ayat
Al-Qur’an yang menjelaskan tentang asal-usul penciptaan manusia. Penciptaan
manusia yang bermula dari tanah ini tidak berarti bahwa manusia dicetak dengan
memakai bahan tanah seperti orang membuat patung dari tanah. Akan tetapi,
penciptaan manusia dari tanah tersebut bermakna simbolik, yaitu saripati yang
merupakan faktor utama dalam pembentukan jasad manusia. Penegasan Al-Qur’an
yang menyatakan bahwa manusia diciptakan dari tanah ini merujuk pada pengertian
jasadnya.
Oleh karena itu, Al-Qur’an menyatakan bahwa
kelak ketika ajal kematian manusia telah sampai, maka jasad itu akan kembali
pula ke asalnya, yaitu tanah.[3]
Secara umum, Umar Shihab memaparkan
bahwa proses penciptaan manusia terbagi ke dalam beberapa fase kehidupan
sebagai berikut.[4] Pertama,
fase awal kehidupan manusia yang berupa tanah. Manusia berasal dari tanah
disebabkan oleh dua hal: (1) manusia adalah keturunan Nabi Adam a.s. yang
diciptakan dari tanah; (2) sperma atau ovum yang menjadi cikal bakal manusia
bersumber dari saripati makanan yang berasal dari tanah. Kedua, saripati
makanan yang berasal dari tanah tersebut menjadi sperma atau ovum, yang disebut
oleh Al-Qur’an dengan istilah nutfah. Ketiga, kemudian sperma dan
ovum tersebut menyatu dan menetap di rahim sehingga berubah menjadi embrio (‘alaqah).
Keempat, proses selanjutnya, embrio tersebut berubah menjadi segumpal
daging (mudlghah). Kelima, proses ini merupakan kelanjutan dari mudlghah.
Dalam hal ini, bentuk embrio sudah mengeras dan menguat sampai berubah menjadi
tulang belulang (‘idzaam). Keenam, proses penciptaan manusia
selanjutnya adalah menjadi daging (lahmah). Ketujuh, proses
peniupan ruh. Pada fase ini, embrio sudah berubah menjadi bayi dan mulai
bergerak. Kedelapan, setelah sempurna kejadiannya, akhirnya lahirlah
bayi tersebut ke atas dunia.
Kesimpulan
Bahwa proses penciptaan manusia
terbagi ke dalam beberapa fase kehidupan sebagai berikut.
1.
Pertama,
fase awal kehidupan manusia yang berupa tanah. Manusia berasal dari tanah
disebabkan oleh dua hal: (1) manusia adalah keturunan Nabi Adam a.s. yang
diciptakan dari tanah; (2) sperma atau ovum yang menjadi cikal bakal manusia
bersumber dari saripati makanan yang berasal dari tanah.
2.
Kedua,
saripati makanan yang berasal dari tanah tersebut menjadi sperma atau ovum,
yang disebut oleh Al-Qur’an dengan istilah nutfah.
3.
Ketiga,
kemudian sperma dan ovum tersebut menyatu dan menetap di rahim sehingga berubah
menjadi embrio (‘alaqah).
4.
Keempat,
proses selanjutnya, embrio tersebut berubah menjadi segumpal daging (mudlghah).
5.
Kelima,
proses ini merupakan kelanjutan dari mudlghah. Dalam hal ini, bentuk
embrio sudah mengeras dan menguat sampai berubah menjadi tulang belulang (‘idzaam).
6.
Keenam,
proses penciptaan manusia selanjutnya adalah menjadi daging (lahmah).
7.
Ketujuh,
proses peniupan ruh. Pada fase ini, embrio sudah berubah menjadi bayi dan mulai
bergerak.
8.
Kedelapan,
setelah sempurna kejadiannya, akhirnya lahirlah bayi tersebut ke atas dunia.
by mery cindra
[1] Ibid., hlm. 362.
[2] Muhammad Utsman Najati, Psikologi dalam Al-Qur’an, hlm. 364.
[3] Musa Asy’arie, Manusia Pembentuk Kebudayaan, hlm.
63-65.
[4] Penjelasan mengenai fase kehidupan manusia ini didasarkan pada Q.S.
al-Mu’minun [23]: 13-14. Lihat Umar Shihab, Kontekstualitas Al-Qur’an: Kajian Tematik atas
Ayat-ayat Hukum dalam Al-Qur’an (Jakarta: Penamadani, 2005), hlm.
105-106.
Langganan:
Postingan (Atom)






